Terlahir dengan 2 rahim, seseorang perempuan asal Inggris Nicola Guinness, kesimpulannya sukses berbadan dua. Guinness yang berumur 26 tahun dianugerahi balita pria yang nanti diberi nama Reggie. Terapis kecantikan ini tadinya hadapi keadaan sangat jarang yang diucap septate uterus. Jadi wanita dua rahim berhasil melahirkan ini penuh pengorbanan.

” Kehamilan ini sangat berarti sebab aku senantiasa bermimpi jadi bunda semenjak umur 18 tahun. Sayangnya aku senantiasa keguguran dengan umur kehamilan 4 minggu. Rasanya sangat pilu dikala hasil diagnosa berkata aku tidak dapat berbadan dua. Aku sendiri sesungguhnya percaya keadaan ini dapat diatasi, walaupun dokter belum siap membantu,” kata Guinness dilansir dari Daily Mail.

Guinness awal mulanya divonis hadapi uterus didelphys, keadaan yang hasil scannya hampir sama dengan septate uterus. Guinness baru menerima hasil diagnosa yang benar dekat 2 tahun kemudian. Septate ataupun double uterus terjalin dikala rahim dibagi 2 sebab dipisahkan susunan jaringan ikat.

Septate uterus inilah yang menyebabkan calon balita tidak dapat bertahan hidup sampai Guinness wajib mengalami 6 kali keguguran. Susunan bilik membatasi suplai santapan serta oksigen pada balita yang berakibat kurang baik pada berkembang kembangnya. Halangan tersebut pada kesimpulannya mengecam keselamatan balita.

Guinness pernah memohon pihak National Health Service( NHS) buat pembedahan tetapi tidak membuahkan hasil. Ia pula pernah memikirkan pinjam rahim kerabat perempuannya demi dapat jadi bunda. Intinya wanita dua rahim berhasil melahirkan harus melakukan operasi.

Harapan Guinness mulai terjawab dikala seseorang dokter dari Ipswich Hospital yang tidak disebutkan identitasnya menawarkan pembedahan. Aksi kedokteran melenyapkan susunan bilik pada Oktober 2018 tersebut sukses mengganti hidup Guinness. Dekat 8 bulan sehabis pembedahan, Guinness sukses berbadan dua dengan kepala rahim serta Miss V yang masih terbelah 2.

Keadaan septate uterus umumnya tidak bergejala, tetapi Guinness berkata deposit pulsa tanpa potongan dapat merasakan susunan bilik yang membelah rahimnya. Ia pula sering menghasilkan banyak darah dikala tiba bulan, sampai tidak dapat diatasi dengan tampon. Usai pembedahan penghilangan bilik yang membagi rahim, Guinness masih pesimis dapat berbadan dua serta melahirkan.

” Aku merasa sangat pesimis, terlebih pernah memandang terdapat spot cairan serta rasa sakit semacam dikala keguguran. Dikala periksakan diri ke rumah sakit, nyatanya bakal anak masih bertahan serta aku pula dalam keadaan baik. Senang sekali serta tidak tabah rasanya lekas berjumpa dengan balita aku,” kata Guinness.

Dikala ini Guinness memilah fokus mempersiapkan diri menjelang kelahiran puteranya. Ia berharap si putera dapat menemukan lumayan nutrisi serta oksigen sepanjang dalam isi, hadapi berkembang kembang dengan baik, serta lahir dalam keadaan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *