Kepala Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi M Iqbal meminta maaf video virus terkait meludah tiga perwira polisi menembak meramaikan pernikahan di Kota Bumi, Lampung, pada 15 September 2019. Kabar 3 orang polisi turun pangkat karena umbar tembakan sudah tersebar luas.

Dalam video yang beredar tiga polisi muncul untuk meludah tembakan ketika kerumunan pesta pernikahan.

“Kami meminta maaf kepada publik, video viral. Senjata itu senjata organik yang harus digunakan untuk melindungi masyarakat, digunakan main-main,” kata Iqbal di Mabes Polri, Jumat (2019/09/20).

Iqbal mengatakan hari ini tiga orang anggota polisi telah diikuti oleh Propam untukĀ bolapelangi menjalani pemeriksaan.

“Ketiga unsur kita sudah bertindak tegas, diperiksa Propam, satu langsung yang menggunakan lengan panjang Polisi Polair dibawa, bersama dengan bukti, kami akan memeriksa dan bertindak tegas, dua oknum anggota Polisi Lampung diperiksa di Lampung,” katanya.

Polisi akan menindak tegas semua tiga sesuai dengan aturan dan mungkin akan dikenakan sanksi. Dimana sang polisi turun pangkat karena umbar tembakan di pesta pernikahan.

“Banyak dari sanksi, dari jajaran ditunda, mencabut jabatan struktural hingga terkunci,” katanya.

Video mengumbar rentetan polisi ketiga tembakan memiliki virus di media sosial. Propam akhirnya turun tangan tiga polisi memeriksa Bharatu berinisial AI, Brigadir OK dan WE Bripka.

Resepsi pernikahan digelar keluarga Firdaus Amir selama tiga hari sejak 13 September Polisi ketiga adalah bagian dari keluarga itu.

Resepsi pernikahan digelar dalam tradisi administrasi gelar adat Begawai Lampung yang melakukan ritual mandi dan pepaduan. Ketika turun ke bak mandi, biasanya ada sounder tradisi seperti membakar petasan atau kembang api untuk memeriahkan acara tersebut.

Namun, karena tidak ada petasan, akhirnya menembakkan sebuah inisiatif polisi menembak tiga dari senjata api yang dibawanya di petasan penggantinya terdengar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *